Pasangan Da’wahku

Ijin share🙂

Journey of Sinta Yudisia

Albert Einstein, menjalani kehidupan cinta bersama 3 perempuan : Marie Winteler, Mileva Maric dan Elsa. Membaca biografinya yang dituliskan Walter Isaacson; ada banyak yang bisa direnungkan tentang kisah masa kecilnya, perjuangannya di politeknik Zurich, kegilaannya pada cahaya dan gravitasi, militansi Yahudi serta tentu saja, perjalanan cintanya.
Ada yang unik dari pasangan cinta Einstein.
Marie Winteler sangat manis, baik paras maupun budi pekertinya. Awalnya Einstein jatuh cinta setengah mati, namun sifat manis Marie yang menghujaninya dengan surat dan hadiah-hadiah terasa membosankan untuk si anak bengal yang selalu melawan segala otoritas.

Berikutnya, Einstein jatuh cinta setengah mati kepada Mileva Maric yang ditentang habis seluruh keluarga Einstein. Mileva Maric bertubuh kecil, pincang, berwajah buruk hingga dijuluki si nenek sihir; ia teman sekelas Einstein di politeknik. Mileva pintar dan mampu mengimbangi Einstein. Berbeda dengan Marie yang menghujani dengan surat romantis, surat Mileva kepada Einstein dipenuhi teori elektrik dan matematika! Kecerdasan Mileva membuat Einstein terpikat…

View original post 1,174 more words

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s