Seperti Apa Introvert Itu? (3)

Lanjutan dari tulisan sebelumnya di SINI.

Ya, saya adalah salah satu orang dengan karakter introvert yang lebih dominan daripada karakter ekstrovert. Sekali lagi, tulisan ini saya buat setelah membaca sebuah artikel yang berjudul “23 Signs You’re Secretly an Introvert”.

Seperti apa introvert itu?

12. Bertekanan darah rendah
Sebuah penelitian di Jepang tahun 2006 menyebutkan bahwa orang-orang introvert cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah daripada orang-orang ekstrovert.
Hehe, mungkin juga karena orang-orang introvert lebih bijak, ya secara mereka akan berpikir dahulu matang-matang sebelum berbicara. “Orang introvert cenderung berpikir keras dan analitis,” ungkap Dembling. “Karena itulah mereka tampak bijaksana.”

gambar dari sini

13. Melihat secara menyeluruh
Jung menjelaskan bahwa orang-orang introvert lebih tertarik pada ide dan gambaran utuh atau menyeluruh daripada fakta-fakta dan detil. Banyak orang introvert yang hebat pada hal-hal dengan banyak detil, tetapi mereka juga bisa menyelami konsep-konsep abstrak.
Saya pribadi memang kadang lebih suka to the point melihat “Ini semua tentang apa?” daripada harus memperhatikan satu per satu penjelasan yang kadang, menurut saya, terlalu panjang lebar.

14. “Orang-orang menyuruhku untuk keluar dari cangkang.”
Banyak anak introvert yang percaya bahwa ada sesuatu yang salah dengan mereka jika mereka tidak banyak bicara atau tidak menonjol diantara teman-teman sebaya mereka. Orang-orang introvert dewasa pun dulu sewaktu kecil sering disuruh untuk keluar dari cangkang atau diharuskan lebih aktif di dalam kelas.

Ada salah satu pengalaman yang cukup membekas sewaktu saya kecil dulu. Saya sangat ingat dulu ada seorang ibu dari teman bermain saya yang bilang bahwa saya bisu. Makjleb banget rasanya, kan, huhu. Hal itu disebabkan hanya karena saya memang tidak banyak bicara. Di titik itulah saya sempat merasa bahwa ada yang salah dengan diri saya, dan pengaruh psikologisnya besar banget bo’! Syukurlah saat ini saya sudah bisa mengenal kebenaran yang sesungguhnya, hehe. Tidak ada yang salah dengan diri saya, saya hanyalah salah satu orang di dunia yang menjadi bagian dari kaum minoritas (kalau tidak salah jumlah orang-orang introvert di dunia sekitar 25%, sisanya adalah orang-orang ekstrovert).

gambar dari sini

15. Seorang penulis
Sudah tahu kan bahwa J.K. Rowling penulis “Harry Potter” adalah seorang introvert?
Sebagian besar introvert mengungkapkan bahwa mereka merasa lebih bebas berkarya ketika mereka memiliki waktu untuk sendiri dan bergelut dengan pemikiran-pemikiran mereka. Tak heran jika orang-orang introvert dapat berkomunikasi dengan lebih baik lewat tulisan. Dan, ini saya banget, hehe.

16.Selalu mencari keseimbangan antara pekerjaan, kebutuhan untuk menyendiri/merenung, dan sosialisasi
Menghabiskan sebagian besar waktu bersosialisasi dan berinteraksi dengan dunia luar bisa sangat melelahkan bagi orang introvert. Karena itulah, mereka juga selalu sebisa mungkin menyiapkan waktu-waktu khusus untuk bisa “menjadi diri mereka sendiri”

17. Arti diam
Inilah yang sering disalahartikan oleh orang kebanyakan. Diamnya seorang introvert bukan berarti mereka tidak peduli atau tidak mengerti. Diamnya mereka adalah menganalisa.

gambar dari sini

Ada banyak tokoh dunia berpengaruh yang karakter introvertnya lebih dominan, sebut saja Mahatma Gandhi, Bill Gates, Albert Einstein, Michael Jordan, dan Julia Roberts. Nicole Kidman bahkan pernah berkata, “Sementara introvert adalah kelompok minoritas dalam masyarakat, mereka membentuk sebuah mayoritas bagi orang-orang yang berbakat.”

Di tulisan selanjutnya, sepertinya saya akan membahas beberapa hal lain yang berkaitan dengan introvert (lagi)😀

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

57 thoughts on “Seperti Apa Introvert Itu? (3)”

  1. Jadi ingat… pas TK selalu mama diingatkan guru. Bahwa saya harus lebih banyak ngomong dengan yang lain. Saya lebih suka di pojok mengamati teman yang main. Hehe

    1. intovert maupun ektrovert punya kekurangan dan kelebihan sendiri2 mbak, jadi bukan brarti ektrovert itu bagus dan introvert itu jelek~~ hehehe
      adanya pembagian antara introvert ato ektrovert bukan untuk memilah siapa yg buruk dan siapa yg baik, tetapi ingin membantu kita (manusia) menyadari dan mengerti bahwa kita memiliki karakter-karakter seperti itu, dan mengerti diri kita yg sebenarnya~~ hehehe CMIIW

      1. yups, setuju… setiap orang pasti memiliki sesuatu yg unik dan berbeda dari diri mereka masing2, tugas kita hanyalah berusaha untuk sebaik mungkin meningkatkan kelebihan dan potensi yang kita punya (bisa dari sisi dominan introvert atau ekstrovert)😀

  2. ujian bagi seorg introvert mungkin pas zaman remaja ke bawah, mereka dianggap gak gaul, anak rumahan, dll.. dan yupz ini bener2 mempengaruhi psikologis anak2 introvert.. klo sudah dewasa sepertinya mereka lebih memahami siapa dirinya dan menyadari bahwa mereka bukan termasuk golongan aneh cuman gak biasa saja.. #testimoni

    1. saya termasuk salah satu contohnya, hehe. kalau sudah dewasa, setidaknya bisa memberikan pemahaman ke orang2 lain dan tidak “mojok sedih” seperti ketika waktu kecil🙂

  3. banyak ciri2 aku juga.. hihihi. emang sih dari dulu aku udah ngerasa dominan di introvert, tapi ga sampe menutup diri dari sosialisasi juga. cuma lebih ngerasa nyaman di kelompok kecil yang lebih intim hubungan sosialisasinya😀

  4. Wahh.. banyak yg sm dg ciri-ciri ku nih..
    Lebih suka kyk gitu,introvert lebih nyaman.
    Hihi.. waktu kecil aku jg pernah dipanggil bisu sama Om ku sendiri..
    Emang kyk gitu yah, diem nya orang kyk aku ini kadang di salah artikan..

  5. waduh sis,ane juga bagian dari Introvert ni,ntahlah,ane dulu juga pernah berfikir,”kek nya ada yang salah ma diri ane,ampe2,ane penah punya inisiatif buat ke psikolog” tapi setelah membaca artikel tentang Introvert,ane semakin yakin,kalo itu bukan kelainan,tapi lebih ke “Kepribadian seseorang” .. Hanya saja,ane anehnya kalo kadung pengen nyerocos,,bukan maen ramenya,tapi setelah itu lemes dah,dan diam menyendiri buat charge energi .
    Bahkan di masa masa Smp,tiap kali istirahat,temen2 pada seru seruan,eh ane malah milih bca buku di bwah pohon blakang sekolah ..

  6. akuu jg ni. inget wkt remaja, tmn cwo yg agresif smp blg: “heh ni ya ayam tetangga gue aj mati krn sehari sblumny dy g ngomng trs.” hadeuh cmn bs ngakak dlm hati.😀 .. seing d bully brnti tu pas kuliah krn SMA kls 2 tu d tuntut praktek bcr & pntas d dpn kls. drsna sy jg tau bkat sy d bdng drama/acting.. :Dt.. eh mnt almt fbny donk.. :-

  7. sepertinya saya bukan tergolong introvert, tapi saya banyak belajar dri artikel ini,,,..utk bisa lebih memahami pasangan yg introvert, sehingga hubungannya akan menjadi lebih baik,,,,gak suka salah paham dan berantem2 , he he he ,,,,, thanks,,,

  8. saya sendiri bisa dibiang cerewet dengan teman dekat.
    tapi kalau dgn orang yg belum dekat saya biasanya diam.
    itu termasuk introvert kah?

  9. Banyak yg kena sama gw point” diatas.
    Gw org yg introvert, kadang merasa sedih mikirinnya dan kadang ngpain jg gw harus mikirin ini. Toh jalani saja.

  10. Ada beberapa point yg memang gw rasain selama ini. Anehnya dulu waktu kecil gak kyk gitu tapi setelah SD jadi punya kepribadian introvert

  11. Itu semua jawaban dari pertanyaan kenapa, mengapa, bagaimana, apa, dan siapa saya ini.
    terimakasih semaksimalnya ka🙂

  12. Introvert. Gua kira, gua kena gangguan jiwa, ternyata I am Introvert, jadi biggung harus senang atau sedih.
    Oke terima kasih.

  13. Introvert adalah anugrah.
    kau bahkan bisa mengisi ke kosogan degan jalan pikiranmu sendiri.
    dan menyelesaikan masalah tanpa harus di ketahui oleh khalayak banyak.

    Seakan akan hidup itu dalam gengaman mu sendiri.
    sebuah cacian terhadap diri ku hanya ku tanggapi dengan senyuman tanpa kata.

    berbanggalah mempunyai sipat introvert yang dominan karna di jamin akan berpikir sebelum galau.?
    bahkan kau tidak mengenal apa itu galau. jika berpikir terlebih dahulu .
    😛 tulisan yang memusingkan dan aneh
    aku bangga😛

  14. Bagian yang “orang-orang menyuruhku keluar dari cangkang” itu True banget. Kalau biasanya anak-anak disuruh nggak boleh main terus, saya malah disuruh main.. Sampe ortu saya jengkel😀
    Sering ditegur, “kenapa suka sendiri? Nggak main sama temen-temennya?” Pas pulang sekolah. Saya cuma bilang, “udah pada pulang semua.” Padahal temen sekelas saya masih duduk bergerombol🙂

  15. iya mbak ini tulisannya banyak yang mirip sama aku.mungkin dibilang orang tertutup ya,tapi ya begitulah aku.makasih banget tulisannya

  16. Artikel ini cukup membantu untuk menentukan kepribadian saya atau orang lain. Saya juga termasuk orang yang berkepribadian Introvert. Tapi, saya juga masih bingung saya itu termasuk kepribadian Introvert atau Ambivert. Entahlah hanya orang lain yang dapat menilai dan menentukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s