Seperti Apa Introvert Itu? (1)

Apa yang kita pikirkan pertama kali jika mendengar kata introvert? Mudah kah mengenali sosok introvert? Mungkin sebagian dari  kita berpendapat bahwa seseorang yang dikatakan introvert adalah ia yang sangat pendiam, tidak akan berbicara jika tidak diajak bicara, atau bahkan seseorang yang sangat membosankan. Benarkah?

Sebenarnya setiap manusia memiliki karakter introvert dan ekstrovert. Yang membedakan hanyalah karakter mana yang lebih dominan. No one is pure introvert or pure extrovert. Saya sendiri merasa bahwa karakter dominan yang saya miliki adalah introvert. Beberapa saat yang lalu saya membaca sebuah artikel berjudul “23 Signs You’re Secretly an Introvert” di SINI. Dan, saya akan mencoba merangkum isi tulisan tersebut dalam bahasa Indonesia di tulisan kali ini (dengan tambahan pengalaman saya sebagai seseorang dengan karakter dominan introvert).

1. Tidak suka basa-basi?
Laurie Helgoe di tulisannya yang berjudul “Introvert Power: Why Your Inner Life is Your Hidden Strength” menyebutkan bahwa orang introvert tidak suka basa-basi bukan karena membenci orang yang mengajaknya bicara.
Hehe, saya sendiri memang kadang tidak terlalu suka basa-basi. Dulu malah sempat ditegur di kantor agar bisa sedikit belajar basa-basi kalau berkomunikasi dengan rekan kerja. Mungkin hal ini juga yang kadang membuat orang lain sedikit jengah jika berhadapan dengan orang introvert, hehe.

gambar dari sini

2. Sering merasa asing di keramaian
Ketika berada di pesta, orang introvert cenderung bertemu dengan orang-orang yang sudah mereka kenal. Tujuan utama seorang introvert berada di pesta jarang sekali untuk bertemu orang-orang baru.
Dembling mengungkapkan bahwa jika Anda sering merasa asing di keramaian, kemungkinan Anda adalah seorang introvert.

gambar dari sini

3. Orang introvert lebih suka berada di dalam kelompok kecil
Dembling mengatakan bahwa kegiatan bersosialisasi bagi orang introvert bisa membuat mereka tertekan. Orang introvert lebih suka berada di sebuah grup kecil dan dekat satu sama lain.
Saya sendiri kadang merasa berada di dalam sebuah grup besar terlalu lama itu bisa sangat “melelahkan”.

4. Suka mikir “terlalu dalam” dan gampang terpecah konsentrasinya
Kalau yang ini sih saya banget, hihi. “Introverts suka menyelam hingga yang paling dalam,” kata Dembling. Misalnya nih ya, habis nonton film atau baca buku, suka banget mengingat-ingat hal-hal inspiratif/berkesan, dan itu bisa dipikirin lamaaa banget.
Saya sendiri termasuk orang yang sangat mudah terpecah konsentrasinya. Kalau sedang melakukan sesuatu, bisa harus “memposisikan diri” di dalam zona yang kondusif. Kalau nggak gitu, hal yang dilakuin bisa nggak beres-beres.

5. Isi energi dengan menyendiri
Salah satu karakteristik fundamental yang dimiliki oleh seorang introvert adalah mereka selalu butuh waktu sendiri untuk bisa mengisi “baterainya”. Mungkin bagi sebagian orang (khususnya yang memiliki karakter dominan ekstrovert), menghabiskan waktu sendirian di rumah hanya dengan segelas teh dan setumpuk majalah tampak sangat membosankan. Tapi, tidak untuk seorang introvert.
Saya sendiri suka mencari mood booster dengan menyendiri di keramaian, seperti berada di toko buku atau malah jalan-jalan di mal sendiri selama beberapa saat. Hehe, bagi sebagian orang tampaknya ini hal aneh, tapi bagi seorang introvert, hal ini sangatlah penting.

gambar dari sini

6. Orang introvert bisa menjadi pemimpin yang hebat
Banyak yang menganggap bahwa orang introvert adalah pemalu. Ah, hal ini juga yang sering membuat saya sedikit tidak nyaman, introvert bukanlah pemalu. Beberapa publik figur seperti Emma Watson, Christina Aguilera, bahkan Lady Gaga, mereka adalah orang introvert. Selain itu, sekitar 40 persen CEO adalah orang-orang introvert.

Meski memang tidak bisa dipungkiri, orang introvert kemungkinan harus berusaha lebih keras ketika harus bersosialisasi di kelompok-kelompok besar. Kadang seorang introvert merasa lebih nyaman menyampaikan pidato di hadapan 500 orang daripada harus membaur dengan orang-orang tersebut.

Seorang introvert juga memiliki kecenderungan untuk tidak berada di sebuah posisi yang dikerumuni banyak orang. Misalnya, kalau pergi ke bioskop, orang introvert lebih memilih untuk berada di kursi paling belakang atau yang dekat dengan jalan keluar.

…bersambung di tulisan berikutnya🙂

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

66 thoughts on “Seperti Apa Introvert Itu? (1)”

  1. aku juga dominan ke arah introvert, tapi ada sebagian diri yang merasa kadang butuh orang lain juga. cuma kayak poin ketiga itu kali ya, “butuh” orang lainnya bukan dalam kelompok besar. lebih senang di kelompok2 kecil gitu.

    tapi emang bener no one is pure introvert or pure extrovert, tapi memang pasti ada salah satu yang lebih dominan yah🙂

    1. iya, ada salah satu yg jadi dominan🙂
      kadang masih banyak orang yg beranggapan kalo orang introvert itu seperti “manusia gua” yg cuman bisa hidup sendiri, padahal ga ada yg bisa hidup sendiri di dunia ini.

      1. pada kenyataannya sifat introvert ini bisa dikendalikan, dengan pemikiran yg dalam dan pengamatan kami yg detail membuat kami bisa “meniru” kebiasaan extravert disaat tertentu. misalnya : melakukan aktifitas ekonomi,menuntut ilmu,dan hal hal lainnya namun bersifat sementara saja.

  2. Duh saya termasuk nih sepertinya, poin 1, 2, 3, 5 hampir saya alami. Dan saya tipe sangat kurang suka mungkin kurang nyaman dengan keramaian bahkan terasa asing sewaktu sama teman2 sendiri. Terima kasih untuk postingannya ya, Mbak🙂
    Ijin reblog, boleh?

  3. Kami para introvert bukan Ga Enak Diajak bergaul, tapi jalan fikiran kami sering berbeda dengan orang extravert,kami fikir itu bisa membuat konflik oleh karna itu kami memilih diam dan mempertimbangkan lebih banyak keuntungan jika kami diam dan menyimpan hal yg menurut kami benar meski orang disekitar kami anggap itu hal yg aneh/salah.

    Kami berfikir unik,mengamati setiap detail yg kami dapat,menurut kami berfikir = main game.

    teman kami sedikit,lebih banyak sahabat. kelebihan kami adalah bijak dan dapat dipercaya.

    1. gw setuju bgt sama nt gan!!! memang pemikiran seorang Introvert selalu berbeda dengan orang” di sekelilingnya, kkarena pemikiran mrka lebih dalam, ” Kadang seorang introvert merasa lebih nyaman menyampaikan pidato di hadapan 500 orang daripada harus membaur dengan orang-orang tersebut ”.

  4. Gak enaknya jadi orang introvert. Banyak orang yang terlalu cepat menilai diri kita (yang introvert) itu angkuh, sombong, bla.. bla… karena, sesuatu hal yaitu, tidak bisa BASA-BASI😀

  5. Ikut nambahin mas, dlu saya heran sma protes k diri sndiri knp saya beda dr tmn2 kbnykn, akhrny saya tahu kalau trnyt saya hanya trmsuk slh satu dr bbrp jenis kpribadian, dan saya tidak sndri ,tp kenyataanny jumlah introvert yg ada d dunia ini katany hanya 20% dan 80% lg ekstrovert, jd kt langka, hehe, dan wajar aj sh bnyk yg bilang kita aneh ato apa2 gt, soalny warga yg mendominasi dunia itu ekstrovert, dia bilang aneh krna apa yg kita lakuin ga sama ma yg biasa mrka lakuin, komennya kpnjangn gpp yh ,hehe

    1. iya benar sekali, tetapi karena “kelangkaan” itulah jadinya istimewa, hehehe. terima kasih atas komentarnya.

      ehm, saya masih mbak-mbak lho, bukan mas-mas hehe…

  6. Baru nyadar klo sy termasuk orang yang introvert.
    Kurang senang bergaul dengan orang yang tidak se-passion.
    Lebih suka sendiri, serasa pikiran lebih terbuka bila sendiri.
    Kadang bingung sendiri kok saya sepertinya berbeda dari yang lain. Tapi setelah membaca dari beberapa artikel akhirnya saya tahu. Saya termasuk orang yg introvert.

  7. Sempet ngerasa aneh dgn diri sendiri. Ternyata aq salah satu org introvert. Pantes ajja kadang suka gag sepaham dgn org ekstrovert.
    Tp aq jd bangga dgn ke-introvert-an coz qta limited.
    Hehee.
    Mayoritas ekstrovert harus menghargai qta minoritas introvert.
    😊

  8. Tks postingannya informatif
    Gara2 dibilang tmen introvert trus googling sampe ke sini
    Baru tau jg kita manusia dikotakkan menjadi 2 sifat ini
    Intinya slama ga berlebihan aja, krn baik introvert maupun ekstrovert pasti ada kekurangan & kelebihannya
    IMO

  9. kalau orang yang lebih memilih untuk mengungkapkan isi hati maupun pikiran kedalam tulisan ketimbang disampaikannya secara lisan itu introvert bukan ya.. ??, soalnya inilah yang saya rasakan.. .

  10. kayaknya aku termasuk introvert deh, smua ciri2ny ada di aku semua. tapi klo aku sdh akrab dan cocok sm sseorg aku bs bicara terus tanpa henti.

  11. no 2 setuju bangetlah, malahan kalau di saat keramaian itu suka risih dan salah tingkah. bawaannya pengen menjauh dari orang orang. apakah itu juga termasuk introvert mba ?

  12. baru atu klo sy itu inrtovert dr rekan kerja yg ‘katanya’ bisa baca karakter orang. dia dengan lantang klo sy seorang introvert. padalah hanya bertemu 2 kali seminggu. dan sy gk ngerti introvert itu apa. setelah baca artikel ini. setiap poin mewakili siapa diri sy. he..he…he….

  13. semuanya sama bgt kaya yg saya alamin, tapi buat poin ke-5, saya justru lebih suka menyendiri di rumah drpd menyendiri di mal & keramaian, soalnya kalau di keramaian suka ngerasa risih (?)
    trus juga yg poin ke 6, “Kadang seorang introvert merasa lebih nyaman menyampaikan pidato di hadapan 500 orang daripada harus membaur dengan orang-orang tersebut.” tapi saya kalau ngomong di depan orang banyak suka gemeteran malah ngeblank, soalnya ga bisa jadi bahan perhatian orang banyak..
    saya introvert atau bukan ya?

  14. Assalamu’alaikum~
    Wah senang rasanya menemukan artikel tentang orang introvert. Karena aku termasuk orang dengan kepribadian itu hehehe.. dan aku setuju banget sama penjelasan kamu diatas hehe
    Oh ya btw salam kenal yaa dan followback wp aku juga heheh😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s