“Few Words from You”

“I just need few words from you,” seorang sahabat mengirim pesan via Facebook.

Rupanya dia baru saja mengalami sebuah kegagalan. Dia mengikuti sebuah seleksi untuk menjadi dosen di salah satu kampus negeri di Malang. Namun, dia gagal di tahap seleksi akhir. Ah, kegagalan itu memang menyedihkan, sahabat.

Setelah lulus kuliah, kami memang kadang menyempatkan diri untuk bertemu atau makan bersama. Saling berbagi cerita, dan kegalauan diri masing-masing, hehe. Bercerita tentang harapan, impian, dan cita-cita kami. Meski memang  berat, tapi tak ada lagi yang bisa dilakukan selain terus melangkah.

Saya sempat bingung bagaimana menghiburnya. Lalu saya teringat tentang kutipan “jatah gagal”. Saya pun mengetikkan beberapa kata dan saya kirim via Facebook padanya. Intinya, setiap orang itu punya “jatah gagal”. Jadi setiap kali kita gagal, saat itu kita sudah  mengurangi jatah gagal kita. Artinya, semakin berkurang “jatah  gagal” itu, semakin dekat kita dengan kesuksesan.

gambar dari sini

Saya pun mengungkapkan padanya bahwa “beruntung” sudah tahu kalau gagal. Dengan begitu, kita bisa langsung moving on, mencari jalan dan arah baru, dan kembali berjuang. Ya, ya, mudah diucap tapi susah diserap apalagi dilaksanakan.

“Ini nunggu rumah sepi dulu, biar bisa nangis sepuas-puasnya,” katanya lagi. “Iya, nangis aja, biar lega,” jawab saya. “Bersyukur di saat sedih itu nggak mudah ya.” “Iya, suliiiiit banget, tapi kalau udah ‘dipaksa’ untuk bersyukur, nanti seperti ada perasaan lega bahagia gimana gitu,” hehe saya sok bijak.

Saya jadi sok menasehati gitu, hehe. Tapi entah mengapa kata-kata saya malah  jadi reminder sendiri. Memang sih mudah bilang ke orang lain, kamu harus ini itu, kamu harus mengambil  hikmah dari segalanya, kegagalan bukan akhir dari segalanya, bla bla bla, tapi untuk menyerap kata-kata itu ke dalam diri sendiri, ternyata nggak mudah juga.

gambar dari sini

Untuk semua yang sedang berjuang meraih sesuatu, terus saja berjuang. Saya pun (semoga) masih bisa tetap berjuang. Impian-impian besar memang tampak amat sangat mustahil bisa diraih dengan sekejap, tapi Allah bisa melakukan segala-hal-yang-tak-mungkin menjadi amat-sangat-mungkin dalam sekejap. Teringat kembali kata-kata dari seorang kawan, “Allah bersama orang-orang yang berjuang dalam kebaikan.”

gambar dari sini

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

6 thoughts on ““Few Words from You””

  1. saya selalu suka dengan kata-kata “everything happened for a reason”. ketika gagal di satu jalan, pasti ada kesuksesan menanti di jalan lainnya. setiap hal itu diciptakan berpasang2an toh?😀

    mari semangatttt ^^ dan makasih ya pashminanya😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s