Terjemahkan dengan Gambar

Anak-anak (yang saya kenal) pasti langsung bete setiap kali mereka mendengar kata “belajar”. Sebegitu menakutkannya kah kata “belajar” itu?

Beberapa bulan terakhir, setiap tiga kali seminggu, ruang tamu rumah saya jadi semacam ruang belajar. Ada tiga anak tetangga yang datang les tiga kali ke rumah. Cuma tiga anak sih, tapi ributnya… ampun deh! Udah seperti anak satu kampung saja.

Setelah selesai ujian semester, dua anak (Bayu dan Fahan) masih saja datang ke rumah untuk les. Saya pun memutuskan untuk mengajak mereka bermain saja, biar mereka tidak terlalu suntuk. Yeah, anak mana yang tidak girang ketika mendengar kata “bermain”.

Akhirnya, saya mengajak mereka untuk menggambar. Menggambar bukan sembarang menggambar lho ya. Mereka harus menerjemahkan kalimat bahasa Inggris yang saya buat dalam bentuk gambar. Kalau biasanya di kelas bahasa Inggris, mereka harus menerjemahkan kalimat bahasa Inggris ke kalimat bahasa Indonesia, saat itu saya menyuruh mereka menerjemahkan kalimat bahasa Inggris ke dalam bentuk gambar.

Fahan (kiri) & Bayu (kanan)
Fahan (kiri) & Bayu (kanan)

Three hippos are looking for a coin.”
“Tiga kuda nil sedang mencari sebuah koin.”

gambar Bayu (atas), gambar Fahan (bawah)
hasil gambar Bayu (atas)- hasil gambar Fahan (bawah)

Gambar paling atas adalah hasil terjemahan Bayu. Ia rupanya salah menerjemahkan. Hippopotamus adalah kuda nil, tetapi dia menggambar (menurut pengakuannya) badak. Pertama kali saya melihat gambarnya, saya terbahak-bahak. Badak kok kotak-kotak seperti itu, hadeuh!

Gambar paling bawah adalah hasil terjemahan Fahan. Ia sudah tahu pasti arti hippopotamus. Hanya saja ia belum tahu bahwa arti dari looking for adalah mencari, bukan melihat.

“Four ghosts are dancing and jumping at disco party.”
Empat hantu sedang menari dan melompat-lompat di disko.”

Foto Empat
Klik gambar untuk memperbesar

Sengaja saya membuat kalimat yang agak aneh. Biasanya semakin aneh dan absurd kalimatnya, semakin kuat memori mereka tentang kosakata-kosakata baru. Yak, kali ini adalah tentang empat hantu yang berpesta. Saya sempat mecandai Bayu, “Itu gambar pocong apa guling?” Hahaha.

Belajar bahasa Inggris bisa menakutkan dan menyenangkan. Kalau saya memang lebih suka mengajar bahasa Inggris dengan permainan. Sedikit apapun, saya mencoba selalu memasukkan unsur permainan ketika belajar bahasa Inggris. Selain biar anak-anak tidak ngantuk, mereka juga bisa lebih termotivasi untuk belajar lagi. Meskipun memang saya hanya memberikan les tiga kali seminggu, saya cukup merasa terganggu eh senang bisa membuat mereka bersemangat untuk belajar bahasa Inggris.

Setiap kali les, mereka akan bertanya, “Mbak, ada game-nya, nggak?”
“Iya, ada,” jawab saya.
“Asyiiiiiiik!!!”
Children are children anyway!😀

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Si Sulung

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

13 thoughts on “Terjemahkan dengan Gambar”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s