Sawang Sinawang

Membandingkan diri kita dengan orang lain, sering memandang kehidupan orang lain lebih enak dari kehidupan kita sendiri, hmm…mungkin itulah kurang lebih arti dari sawang sinawang. Di JTV, salah satu stasiun televisi di Jawa Timur, ada acara model reality show bernama Sawang Sinawang juga. Jadi, di acara itu, ada dua orang dengan pekerjaan yang berbeda saling bertukar peran. Saya pernah menonton salah satu episodenya ketika seorang tukang las menjadi seorang penata rias (make up artist), begitu juga sebaliknya. Si penata rias berteriak-teriak terkena percikan api dari besi yang dilas dan terlihat sangat ketakutan. Sementara itu, si tukang las terlihat sangat kaku ketika memoleskan bedak ke salah satu pelanggan yang dirias. Pada akhirnya, mereka kembali pada pekerjaan masing-masing karena merasa lebih nyaman dengan pekerjaan mereka sendiri.

Kadang dalam kehidupan, kita tak bisa berhenti untuk membandingkan hidup kita dengan orang lain. Berandai-andai agar bisa bertukar nasib, bertukar kehidupan. Namun, jika bisa saling tukar, apakah kehidupan bisa baik-baik saja, bisa lebih baik kah?

Saya pernah iri dengan salah satu teman saya yang kelihatan sangat sukses. Di usia mudanya sudah menjejakkan kaki di benua Amerika dan Eropa. Ia dikagumi banyak orang, dikenal banyak orang, dan sering dijadikan panutan. Ah, seandainya saja saya adalah dia. Tapi ternyata di balik itu semua, ada banyak hal yang dikorbankannya, ada banyak waktu yang dikorbankannya untuk mencapai satu per satu impiannya.

Sudah mendapat pekerjaan ini, eh masih saja merasa bahwa pekerjaan itu yang lebih baik. Sudah mendapatkan hal ini, eh masih saja sedih karena tidak mendapatkan hal itu. Sudah diberi ini, eh masih saja membuangnya hanya karena yang didapatkan bukan itu. Hal-hal-ini kadang terlihat tak lebih baik dari hal-hal-itu, cara pandang kita kah yang salah? Atau mungkin karena kata syukur yang belum ada dalam hati?

click to land on the image source

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

10 thoughts on “Sawang Sinawang”

  1. BE YOUrself emang kata yang paling tepat untuk selalu bersyukur dengan keadaan kita masing- masing, aku juga kadang- kadang masih iri ama keadaan temen- temenku yang lebih baik dari aku. Tapi bisa jadi mereka juga iri ama kita, jadi sekarang ini aku berusaha mensyukuri apa yang aku punya🙂

      1. yup!yup!yup!😀
        cara pandang yang benar berarti positive thinking. positive thinking akan melahirkan sikap2 yg positive juga salah satunya bersyukur~😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s