Serba Dua

Semuanya serba dibagi dua. Kalau ada satu lemper, maka saya akan membaginya menjadi dua bagian. Kalau ada satu buah apel, maka saya akan membelahnya menjadi dua bagian juga.

Kalau membeli jajanan di supermarket, maka semua harus berjumlah dua. Beli es krim misalnya, harus ada dua. Coklat pun tidak boleh hanya satu, harus dua. Ibu juga kalau membeli cemilan biasanya masing-masing cemilan ada sepasang. Lagi-lagi serba dua.

Satu untuk saya. Satu lagi untuk…

gambar diambil dari sini

…bukan, bukan untuk kucing, tapi yang sedang berulang tahun hari ini.

My lil brotha🙂
Happy Birthday…

Untuk semua ocehan ketika menonton televisi. Untuk semua celetukan tentang film-film kartun hari Minggu yang kita tonton. Untuk semua hal yang selalu kita ributkan. Untuk semua candaan yang bisa membuat ibu dan bapak tertawa…

Saya masih ingat betul ketika saya masih kecil, bapak tanya kepada saya ingin punya adek laki-laki atau perempuan. Saya pun langsung bilang ingin punya adek laki-laki. Alhamdulillah, Allah mengabulkannya. Sejak ia lahir, semua harus serba dua. Hehe, biar nggak rebutan gitu ceritanya, apalagi kalau urusan makanan.

Semoga bisa lulus SMK dengan nilai terbaik dan lanjut kuliah di jurusan yang kau idam-idamkan, my lil brotha. Allah is always with you…

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

15 thoughts on “Serba Dua”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s