Blusukan (1): Coban Talun & Coban Rais

Tiba-tiba kangen bisa ngebolang dan blusukan lagi. Jadi untuk mengobati rasa kangen itu, saya mau kembali mengingat pengalaman ngebolang bersama beberapa sahabat saya di tahun 2011 lalu dengan menuliskannya secara singkat.

Coban = Air Terjun.

Coban Talun

Coban Talun = Air Terjun Talun. Lokasi Coban Talun ada di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Batu.

Saat itu saya dan teman-teman saya bingung mencari tempat wisata yang sekiranya tidak terlalu padat pada hari libur. Maklum, kota Batu kalau di hari libur bisa sangat macet apalagi tempat-tempat wisata populernya seperti Jatim Park dan Secret Zoo. Akhirnya, saat itu kami putuskan untuk ke Coban Talun saja.

Dengan mengendarai sepeda motor, dari alun-alun kota Batu, kami mengambil ke arah Selecta. Kemudian, kami berbelok ke arah kiri (ada tanda panah ke Coban Talun). Setelah sempat memastikan letak Coban Talun ke penduduk setempat, akhirnya kami sampai juga di lokasi.

Untuk menuju air terjun, kami harus jalan kaki dari areal parkir. Kami harus menyeberangi sebuah sungai yang dangkal sebelum akhirnya melewati hutan pinus. Karena memang sedang musim hujan, jalanan jadi cukup licin bahkan salah satu teman saya ada yang terjatuh. Kami melewati jalan setapak yang cukup sempit, sesekali kami harus melewati undakan naik turun yang ada.

1
nyebrang sungai
4
hutan pinus
6
perjalanan masih panjang

Karena air terjun terletak di dasar tebing sungai, kami harus mengikuti  jalan tanah yang berkelok-kelok. Bahkan untuk mencapai lokasi air terjun, kami harus “agak meluncur” ke tepi sungainya. Saat itu airnya keruh karena memang sedang musim hujan. Namun, beristirahat menikmati kesejukan dan keindahan alam yang ada di sana ya cukup membayar kelelahan kami. Kami menghabiskan waktu cukup lama duduk-duduk di bebatuan besar yang ada di lokasi air terjun sebelum akhirnya kembali berjuang melewati jalan setapak kembali ke lokasi parkir.

3
Coban Talun
2
we made it!

Coban Rais

Pertama kali saya ke Coban Rais adalah ketika SMP sewaktu mengikuti kegiatan Pramuka. Kemudian, saat ospek pun saya mengikuti kemah bakti bersama di camping ground Coban Rais. Dan…setelah selesai sidang skripsi, saya dan teman-teman saya kembali menyegarkan otak dengan blusukan ke Coban Rais, kebetulan juga salah satu teman saya ada yang rumahnya dekat dengan Coban Rais, jadi ya…lumayan bisa sekalian numpang minum dan makan juga di rumahnya, hehe.

Coban Rais terletak di Dusun Dresel, Desa Oro-Oro Ombo, Batu. Dari terminal Batu, kita langsung bisa mengarahkan kendaraan kita ke Jatim Park 2 kemudian menuju arah Studio Batu TV di Oro-Oro Ombo. Untuk menuju lokasi air terjun, kami  harus berjalan kaki setelah memarkirkan sepeda motor di dekat area perkemahan.

Saat itu cuaca sangat cerah, bahkan saya bisa melihat kepulan asap Gunung Semeru yang jauh di sana. Jalan yang kami lewati pada awalnya cukup lebar dan mudah, lama-lama semakin sempit dengan jurang yang ada di sisi kiri. Bahkan, kami juga harus menyeberang sungai yang dipenuhi dengan semak belukar. Jadi, kami benar-benar harus berhati-hati dan menjaga keseimbangan agar tidak terpeleset dan jatuh.

Gunung Semeru jauh di sana
Gunung Semeru jauh di sana
have fun sepanjang jalan
have fun sepanjang jalan
trekking cantik, hehe
trekking cantik, hehe
jalan terus
jalan terus

Sayangnya, sepanjang perjalanan kami melihat banyak sampah yang berserakan di beberapa titik. Ketika tiba di lokasi air terjun pun, masih ada sampah-sampah yang berserakan. Karena lagi-lagi sedang musim hujan, lokasi air terjun sangat licin. Kami akhirnya nyeker (melepas sandal) karena khawatir jatuh di jalan yang becek dan berlumpur.

Coban Rais, akhirnya sampai juga :)
Coban Rais, akhirnya sampai juga🙂
8
rindu momen ini…

11

Saya memang sangat menyukai wisata air terjun. Selain Coban Talun dan Coban Rais, saya juga pernah mengunjungi beberapa lokasi air terjun yang lain. Jadi… tunggu “Blusukan Part 2” hehe😀

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

13 thoughts on “Blusukan (1): Coban Talun & Coban Rais”

    1. iya mbak, sayangnya sekarang udh ga bisa lagi blusukan krn sebagian besar sahabat saya di foto itu sudah pada punya momongan, hiks, jadi kehilangan partner mbolang T_T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s