Tes Mantoux Dua Kali

Selain melakukan general medical check up dan suntik vaksin, saya pun masih harus menjalani tes Mantoux. Tes Mantoux ini dilakukan untuk mendeteksi apakah ada penyakit tuberkulosis atau tidak. Saya memang belum pernah sama sekali menjalani tes ini sebelumnya. Dan…sekalinya disuruh tes ini, saya terpaksa menjalaninya dua kali, heu.

Petugas medical check up  menyarankan untuk melakukan tes Mantoux di Lab. Klinik. Saya pun langsung ke Lab. Klinik Pattimura (letaknya di belakang Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang). Langsung mendaftar, menunggu sebentar, dan akhirnya saya disuruh masuk ke ruang sampel. Petugas menyuruh saya untuk mengulurkan lengan kanan. Kemudian, ia membuat sebuah lingkaran dengan bolpoin. Setelah itu, ia menyuntikkan sepersepuluh (mL) tuberkulin PPD ke lapisan intradermal kulit di tengah lingkaran yang tadi dibuat. Namanya disuntik meski hanya di lapisan kulit, pasti juga terasa sakit, tapi ya nggak terlalu sakit juga, hehe.

“Selama tiga hari, daerah kulit yang ada di dalam lingkaran ini jangan sampai kena air ya. Kalau terasa gatal, jangan digaruk,” kata si petugas. “Kalau gatal, cuma dielus-elus aja juga nggak boleh?” tanya saya. “Nggak boleh. Kalau mandi juga lengannya harus diangkat biar nggak kena air. Tiga hari lagi datang ke sini lagi untuk melihat hasilnya,” lanjut si petugas.

Saat itu saya melakukan tes Mantoux tanggal 26 Desember. Dan, dengan dudulnya, saya baru sadar kalau sebenarnya saya disuruh untuk melakukan tes Mantoux di bulan Januari. Dengan terpaksa, saya pun mengulang untuk melakukan tes Mantoux seminggu kemudian, ah!

Tanggal 28 Desember, hasil tes Mantoux saya mulai dibaca, alhamdulillah negatif alias tidak ditemukan penyakit tuberkulosis. Namun, saya masih harus tetap mengulang tes Mantoux ini lagi pada tanggal 2 Januari. Saat saya datang lagi ke Lab. Klinik Pattimura, ternyata persediaan untuk tes Mantoux sudah habis. Akhirnya, saya beralih ke Lab. Klinik Sima. Yang membuat saya cukup terkejut adalah selisih harga yang cukup signifikan. Untuk tes Mantoux, di Lab. Klinik Pattimura hanya dikenai biaya 90ribu saja sedangkan di Lab. Klinik Sima dikenai biaya 225ribu. Hiks… apa boleh buat. Entah apa yang membuat selisih harganya cukup banyak, hmm…memang sih di Sima terlihat lebih sophisticated, tetapi untuk pelayanan, saya lebih suka di Lab. Klinik Pattimura karena lebih cepat.

Bedanya lagi di Sima, sebelum tes Mantoux, saya harus menandatangani surat pernyataan yang intinya saya bersedia melakukan tes Mantoux ini. Suntikan untuk tes Mantoux di Sima, menurut pengalaman saya, sedikit lebih sakit bila dibandingkan dengan di Pattimura. Dua hari kemudian saya kembali, dan ya hasilnya memang negatif.

Dalam waktu dua minggu saya melakukan tes Mantoux dua kali. Ah, seharusnya saya harus lebih seksama lagi membaca instruksi di form medical check up yang diberikan oleh pihak CCIP ini. Tak apalah, untuk pengalaman agar bisa lebih berhati-hati lagi.

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

10 thoughts on “Tes Mantoux Dua Kali”

  1. hi ! hah mantouxnya sampe dua kali ? ya ampun .. aku aja yang cuma sekali sampe sekarang bekasnya masi ada.. oia mba regina juga dua kali loh karena yang pertama susternya salah suntik =_______=

  2. klinik patimura dimana ya ? boleh minta infonya anak ku usia 3.5th ( perempuan sudah 1 bulan ini batuk ngga sembuh2 disertai panas badanya kurus banget ;'( aku jadi kepikiran

    1. “Petugas medical check up menyarankan untuk melakukan tes Mantoux di Lab. Klinik. Saya pun langsung ke Lab. Klinik Pattimura (letaknya di belakang Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang).” <– sudah saya tulis di postingan ini kalau saya tesnya di Malang🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s