Lelahnya Perjalanan

Siap melakukan sebuah perjalanan berarti siap juga untuk merasakan lelahnya.

Saya memang menyukai berkunjung ke kota-kota baru, melihat hal-hal baru, hingga menemukan sahabat-sahabat baru. Pengalaman saya melakukan perjalanan memang belum lah banyak, tetapi saya cukup banyak belajar dari secuil pengalaman melakukan beberapa perjalanan yang pernah saya dapatkan.

Beberapa waktu lalu saya berkesempatan berkunjung ke Jakarta dan Bandung. Saya menggunakan moda transportasi kereta api dan bus untuk bisa menapakkan kaki di dua kota tersebut. Perjalanan pulang pergi tersebut menghabiskan lebih dari 30 jam perjalanan darat. Pastinya memang melelahkan, tetapi saya bersyukur bisa melakukan perjalanan tersebut.

hujan di balik jendela kereta
hujan di balik jendela kereta

Sebentar lagi tahun 2012 akan berakhir. Jika menengok kembali perjalanan yang sudah saya lakukan di tahun 2012 lalu, saya masih menemukan banyak kekurangan. Banyak hal yang saya lewatkan di perjalanan tahun 2012 lalu. Iya, saya menyesal. Namun, saya akan berusaha untuk tak melakukan penyesalan-penyesalan baru di tahun 2013 nanti.

Perjalanan-perjalanan baru mungkin akan jauh lebih melelahkan. Bismillah… dengan melakukan perjalanan-perjalanan baru nantinya, semoga saya bisa menjadi seseorang yang lebih baik lagi.

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s