“The Blue Diary of Mumbai” Novel Suntingan Terbaru Saya

The Blue Diary of Mumbai
The Blue Diary of Mumbai

Judul: The Blue Diary of Mumbai (diterjemahkan dari The Blue Notebook)
Penulis: James A. Levine
Penerjemah: Nuraini Mastura
Penyunting: Endah Wijayanti
Penata letak: Shelly Agustine
Perancang sampul: Tyo
Pemeriksa aksara: Eka Mustamar, M. Luttfi Fatahillah
Penerbit: Salamadani, PT. Grafindo Media Pratama, Cetakan I, September 2012

Dengan tangan kirinya dia menjambak rambutku dan menarik kepalaku dari ranjang. Dengan tangan kanan, dia menampar wajahku begitu keras. Dia menamparku lagi dengan punggung tangannya. ‘Sekarang, apa yang mau kau katakan?’ Aku tak sanggup melawan. Aku berbisik patuh, ‘Terima kasih. Terima kasih, Tuan’.”

Batuk terseret pada kegelapan sejak ia berusia sembilan tahun. Ia mesti merelakan sang Ayah menukar dirinya dengan lembaran rupee untuk menghuni sebuah rumah bordil di Mumbai. Menjalani hidup sebatang kara di tengah pusaran kekejian manusia, Batuk menemukan pelariannya dengan menulis pada sebuah  buku catatn biru. Dia meleburkan dirinya pada kata-kata, hingga yang tersisa hanyalah harapan dalam lembar-lembar buku harian birunya. Di tengah belenggu yang mengekang hidupanya, mampukah Batuk menyelamatkan diri dari kepungan derita lewat sebuah buku catatan biru?

Novel ini butuh waktu sekitar satu tahun hingga akhirnya diterbitkan. Sekitar satu tahun yang lalu saya membuat review novel ini. Setelah melakukan banyak pertimbangan, akhirnya novel ini pun diterjemahkan tepat setelah saya tidak lagi menjadi in-house editor. Alhamdulillah saya kemudian dipercaya untuk menjadi penyunting novel ini. Benar-benar sangat menyenangkan bisa kembali menyunting sebuah karya yang saya sukai.

Jujur, saya lebih menyukai rancangan sampul novel yang sudah diterjemahkan ini daripada sampul novel aslinya. Saat menyunting pun saya tidak menemukan banyak kesulitan. Begitu tahu bahwa novel ini sudah terbit dan sudah “nangkring” di rak buku, saya sangat gembira.

Novel ini mengangkat isu eksploitasi anak. Dengan menghadirkan tokoh Batuk, kita kembali disadarkan bahwa masih ada banyak anak yang dieskploitasi tidak hanya secara fisik tetapi juga mental. Royalti penulis di Amerika Serikat pun disumbangkan untuk International Center for Missing and Exploited Children dan National Center for Missing and Exploited Children.

It’s a recommended novel to read🙂

 

 

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

5 thoughts on ““The Blue Diary of Mumbai” Novel Suntingan Terbaru Saya”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s