Keyakinan Mengiringi Impian

“Berapa persen kamu yakin bahwa mimpi kamu akan terwujud?”

Saya diam. Tidak tahu harus menjawab apa.

“Kalau begitu mengapa mau susah-susah menapaki anak-anak tangga? Ikuti saja jalan yang ada.”

Tidak. Saya tidak mau.

“Bodoh! Sudah dikasih jalan yang lebih lapang dan lebih pasti. Dasar keras kepala!”

Benar, saya keras kepala, tetapi, maaf, saya tidak bodoh.

“Terserah kalau begitu. Keluar dari ruang ini sekarang. Dan, hahaha… selamat menikmati kegagalan-kegagalan.”

Terima kasih. Namun, maaf, saya tidak akan menikmati kegagalan. Saya hanya akan menikmati setiap proses yang saya tempuh, meskipun harus jatuh berulang kali, saya akan kembali bangun dan berdiri berkali-kali.

…memiliki impian itu jauh lebih mudah, tetapi mengiringi impian itu dengan keyakinan (terkadang) berkali-kali lipat lebih sulit dan merepotkan.

Selamat mengiringi impian-impian besar dengan keyakinan-keyakinan super🙂

picture credit here

Selamat pagi!

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s