Sukses Ujian TOEFL

Saya sendiri belum memiliki banyak pengalaman mengikuti ujian TOEFL. Nilai TOEFL saya pun belum mencapai angka 550. Namun, kali ini saya akan memberi sedikit tips untuk bisa sukses saat ujian TOEFL. Tips-tips ini saya buat berdasarkan pelajaran yang saya ambil dari (banyak) kesalahan yang saya buat ketika menjalani tes.

Pertama, menyiapkan mental dan fisik.
Setidaknya seminggu sebelum tanggal tes, fisik kita harus dalam keadaan bugar dan sehat. Asupan makanan yang baik dan tidur yang cukup akan membantu kita melaksanakan ujian dengan lancar. Juga, banyak-banyak berdoa biar bisa lebih tenang dan percaya diri.

Kedua, pasang target.
Siapkan selembar kertas. Tulis tanggal ujian dan juga target nilai TOEFL yang ingin dicapai. Setelah itu tempel di tempat yang strategis dan bisa kita lihat setiap harinya.

Ketiga, latihan secara maraton.
Artinya, benar-benar latihan komplit satu paket. Misalnya, dalam ujian TOEFL-ITP ada tiga bagian: Listening, Structure, Reading. Ujian dilaksanakan selaman dua jam dengan menyelesaikan 140 soal. Setidaknya selama sebulan sebelum waktu ujian, kita harus rutin latihan setiap hari. Menurut saya, yang paling pas adalah melakukan latihan seolah-olah kita sedang melaksanakan ujian TOEFL yang sesungguhnya. Jadi, setidaknya dalam satu hari kita sisihkan waktu dua jam untuk mengerjakan soal TOEFL yang mencakup ketiga bagian. Ini bisa lebih efektif daripada harus membagi-baginya, misalnya hari pertama belajar listening, hari kedua belajar grammar, hari ketiga baru belajar reading, dst. Jadi, benar-benar latihan secara maraton biar tidak kaget saat ujian. Dalam ujian TOEFL, kita tidak hanya harus bisa menyelesaikan semua soal dengan jawaban yang benar dan tepat tetapi juga berlomba dengan waktu.

Keempat, cari tahu kelemahan kita.
Kelemahan saya adalah tidak bisa fokus dalam jangka waktu yang cukup lama. Sewaktu mengerjakan soal listening, saya sering tiba-tiba merasa blank karena kehilangan fokus selama beberapa detik. Untuk menyiasatinya kadang saya menunduk dan memandang satu titik dan benar-benar memasang telinga untuk mendengar dengan baik. Jika memang kita lemah di bagian Structure, kita tidak boleh lelah untuk terus berlatih dan mengulang-ulang konsep dasar grammar.

Kelima, cari tahu trik menyelesaikan soal Listening.
Sekali lagi ini berdasarkan pengalaman saya, bisa berhasil dan bisa juga tidak untuk orang lain. Saya lebih memilih untuk mendengar dengan seksama percakapan atau narasi yang diputar terlebih dahulu. Baru ketika diberi pertanyaan, saya langsung membaca cepat pilihan jawaban dan memilih satu yang tepat. Yang paling merepotkan adalah ketika ragu memilih jawaban karena ini akan mengulur waktu dan kita bisa-bisa ketinggalan untuk mendengar percakapan untuk soal yang berikutnya. Singkatnya, fokus mendengar baru membaca pilihan jawaban yang tersedia. Untuk narasi yang panjang, selalu ingat poin-poin pentingnya. Karena saya termasuk tipe visual, saya lebih mudah mengingat sesuatu saat menuliskannya. Sayangnya, saat mengikuti ujian TOEFL-ITP, tidak diperkenankan untuk mencoret-coret lembar soal (sepertinya saya harus membawa selembar kertas kosong untuk  menyiasatinya).

Keenam, cari tahu trik menyelesaikan soal Structure.
Sejujurnya, ini bagian yang saya suka, hehe. Tidak perlu repot-repot, cukup mengenali bagian mana yang error. Terdengar mudah? Memang. Tapi, cukup membuat kepala pusing. 40 soal diselesaikan dalam waktu 25 menit. Jadi, kita harus benar-benar bisa membaca dengan cepat, mencari tahu bagian yang error secepat mungkin. Memahami aturan-aturan dasar grammar sangatlah penting. Bisa membedakan mana adverb, adjective, verb, dsb dengan baik sangat diperlukan. Kejelian kita juga benar-benar diuji karena kadang kita merasa tidak ada yang salah dalam sebuah kalimat tersebut. Perhatikan keparalelan kalimat, tanda titik dan koma, penggunaan kata yang tidak berlebihan, penggunaan tense yang tepat, dsb.

Ketujuh, cari tahu cara yang paling nyaman dalam menyelesaikan soal Reading.
Sebenarnya ini bagian yang terlihat lebih mudah daripada Listening dan Structure. Namun, kita harus bisa benar-benar menghilangkan rasa bosan ketika membaca bacaan yang cukup panjang dengan topik yang kadang tidak terlalu familiar. Jika kita sudah terbiasa membaca buku berbahasa Inggris, kita bisa mengerjakan soal Reading ini dengan baik. Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul, antara lain: topik utama tulisan, persamaan kata, pembahasan yang tidak tercantum dalam paragraf tertentu, dan pola paragraf. Saya sendiri sering stuck saat menjawab persamaan kata. Hingga saya pun menyimpulkan jika memang tidak tahu arti sebuah kata, maka lihat pilihan jawaban yang tersedia. Salah satu contohnya, saya pernah mendapat soal tentang persamaan kata Prominent. Di pilihan jawaban ada dua jawaban yang artinya hampir mirip yaitu Appealing dan Noticeable. Jadi, bisa dipastikan jawaban yang benar adalah diantara kedua kata tersebut.

Secara garis besar, kita harus bisa benar-benar bertahan dan fokus saat mengikuti ujian. Usir jauh rasa takut tentang nilai yang tak mencapai target dan lupakan masalah-masalah yang ada untuk sejenak. Salah satu hal yang penting lagi adalah tidak terlalu mengkhawatirkan waktu yang tersisa tetapi tetap fokus menyelesaikan soal sebaik mungkin. Saya sering bolak-balik mengecek jam untuk memastikan berapa waktu yang tersisa. Hal ini ternyata cukup mengganggu karena malah menambah rasa gusar dan tidak bisa fokus mengerjakan soal.

Semoga sukses🙂

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

7 thoughts on “Sukses Ujian TOEFL”

  1. Alternatif untuk Tips Ketiga:
    Kita bisa meng-agendakan latihan test secara berkala. Misalnya seminggu sekali. Kemudian di-evaluasi trend nilai-nya, apakah mengalami peningkatan atau tidak. Untuk pencapaian nilai latihan, kita harus tetapkan Goals nya.
    Latihan bisa menggunakan media online misalnya di: http://www.testpreppractice.net/
    Di situ ada kontrol batasan waktunya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s