Mendengar Malam

Pernah kah kita mencoba untuk mendengarkan malam?

Saat semua orang terlelap, ketika hanya terdengar detak jantung kita di malam yang gelap. Mata terpejam, tetapi pikiran kita menjelajahi dimensi demi dimensi. Mencoba memutar ulang masa lalu, atau melukis masa depan.

Menyusup ke dalam sunyi hening malam. Mencari-cari suara yang mungkin makin tersembunyi, adakah namaku disebut di sana? Atau kah kau mendengar namamu kusebut di sini?

 

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s