Janji

Janji apa yang pernah kita buat? Sudahkah janji-janji itu kita tepati? Saya sendiri merasa masih begitu kewalahan memenuhi sebuah janji. Janji yang, entah kapan, saya buat, sepertinya janji yang saya buat bertahun-tahun lalu. Namun, sampai sekarang saya belum bisa benar-benar menepatinya sama sekali. Sebuah janji bisa saja dilupakan begitu saja, apalagi jika janji itu hanya diucapkan dan ditujukan pada diri kita sendiri. Hanya satu janji ini, tidak ada orang yang tahu, dan mereka pun tak perlu tahu. Sebenarnya sederhana saja. Akan tetapi, entah kenapa ada rasa tak nyaman setiap kali mengingat janji itu. Ada sebuah rasa yang merisaukan setiap kali janji itu kembali disebut-sebut. Saat waktu kembali berlalu, janji itu menjadi semakin tertinggal jauh di belakang.

photo credit: here

Author: Endah Wijayanti

word carver | web content editor | life traveler | librocubicularist | blogger penulisonline.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s